Jadi Ini ? Efek Bahaya Suka Gonta-Ganti BBM Kendaraan

Posted on

Gonta-Ganti BBM – Dalam hal ini banyak pengendara motor dan mobil masih salah kaprah terhadap bahan bakar minyak “BBM”, terlebih soal penggunannya. Saat ini memang banyak jenis bahan bakar yang dijual bebas.

Dan untuk pilihannya ada bensin dan diesel, kalau bensin tersedia dalam oktan: 88, 90, 92 dan 95. Dan sementara diesel memiliki cetane: 45 dan 51. Operator stasiun pengisian bahan bakar umum “SPBU” juga berbeda-beda: Pertamina, Shell, Total dan lain-lainnya.

Lantaran banyak sekali opsi, terkadang kita suka mencampur satu dengan lain. Entah itu RON berbeda dicampur. Bisa juga mengisi di SPBU yang berlainan merek. Dan pertanyaannya, apakah boleh gonta-ganti BBM seenaknya ? adakah konsekuensi yang terjadi dimobil dan motor ketika hal ini dilakukan ?? untuk menjawabnya simak ulasannya dibawah ini:

Bahaya Gonta-Ganti BBM Sesukanya

Gonta-ganti BBM paling sering dilakukan saat kondisi tangki sudah kritis atau kehabisan bensin. Lantaran panik, pengendara kemudian memilih beralih ke penggunaan BBM jenis lain. Misal sebelumnya menggunakan BBM jenis Pertalite, kemudian diganti dengan Pertamax.

Sebenarnya bila dilakukan sesekali, tidak masalah. Apalagi dalam keadaan darurat, pasalnya semua jenis bahan bakar memiliki unsure penyusun yang sama di atas rantai hidrokarbon. Sehingga tidak masalah jika 1-2 jenis bahan bakar tercampur dalam satu tangki.

Kecuali memang bensin dicampur diesel, tentu tidak akan bisa. Selama bensin dengan bensin dan diesel dengan diesel, sebenarnya aman, terlebih untuk khusus darurat. Hanya saja, kalau melakukannya berulang-ulang dan sering. Maka efeknya bisa kurang baik dan setidaknya ada tiga bahaya yang menanti saat kalian kerap gonta-ganti BBM diantaranya yaitu:

Baca Juga :  Cuma Ini Cara Paling Benar Merawat Sepeda Motor Matic

Uang Yang Terbuang Sia-Sia

Gonta-ganti BBM sesungguhnya bisa berakibat pada uang yang terbuang sia-sia. Kalian kadang berharap, dengan pakai BBM dengan harga mahal, performa jadi lebih baik. Begitu juga sebaliknya, pakai BBM harga murah supaya hemat uang.

Ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar, kalau kalian ganti BBM dengan angka oktan lebih tinggi, bukan berarti performa motor dan mobil jadi lebih baik. Coba saja kalau tidak percaya !.

Karena performa kendaraan dalam kondisi maksimal bisa terjadi, jika kadar oktan cocok dengan kompresi mesin. Bila tidak cocok performa mesin tidak akan semakin istimewa. Maka oleh karenanya sesuaikanlah dengan standar kebutuhan pabrikan.

Maka percuma saja beli yang lebih mahal, pengguna hanya lebih boros uang yang dikeluarkan tapi tidak terasa lebih hemat. Dan sementara mengganti dengan oktan lebih rendah, bukanlah lebih hemat, justru kendaraan menjadi tidak nyaman dipakai dan biasanya gejala ngelitik yang justru timbul.

Nilai Plus BBM

Kenapa harga BBM dengan RON 92 lebih mahal ? sebagai contoh di Pertamax, bensin jenis ini dilengkapi zat aditif ecosave terchnology. Zat aditif punya banyak keunggulan, kehadirannya sekaligus jadi pembeda dengan Premium.

Sederhananya zat aditif mampu memberikan lapisan pelindung pada komponen mesin yang dilewatinya. Lapisan ini berfungsi sebagai antikarat, sekaligus membersihkan karat. Agar lebih detail, zat aditif acosave technology pertamina memiliki tiga sifat: detergency, corrotion inhibitor dan demulsifer.

Khusus detergency, fungsinya untuk membersihkan mesin bagian dalam sehingga lebih bersih. Lalu corrotion Inhibitor, berfungsi sebagai pelindung antikarat pada dinding tangki, saluran dan ruang bakar mesin. Sifat terakhir ialah demulsifier yang mampu menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air.

Baca Juga :  Efek Samping Pertalite Campur Pertamax

Dengan segala keunggulana zat aditif di Pertamax, Pertamina mengklaim BBM ini bisa mengirit hingga 2-3 persen dibanding Premium. Kalau dicampur antara Pertamax dan Premium, maka hasilnya justru tidak sesuai harapan.

BBM campuran bajal punya kualitas yang menurun, efek zat aditif dari Pertamax jadi tidak terasa, bahkan hilang. Tentunya kalian tidak mau hal ini terjadi kan ?? mencampurkan Premium dengan Pertamax sekalipun, tetap bisa tercampur tetapi itu tidak direkomendasikan.

Mesin Berkerak

Kalau kalian suka gonta-ganti BBM mesin juga bisa kena masalah. Dan salah satunya ialah mesin jadi berkerak. Hadirnya kerak karena bensin yang dipakai tidak sesuai dengan kebutuhan mesin. Maka alhasil pembakaran jadi tidak sempurna.

Residu-residu yang tercipta bakal menjadi kerak, bila dibiarkan dala jangka waktu panjang mesin jadi kotor. Gejala yang timbul kemudian mulai dari tidak bertenaga, boros bahan bakar dan lain-lainnya.

Tentu kalian tidak mau sampai ini terjadi bukan ?? hal yang sama berlaku juga kalau sering gonta-ganti BBM dari merek satu ke merek lain. Misalnya dari Pertamina ke Shell atau sebaliknya. Perlu diingat kalau tiap produsen punya konfigurasi yang berbeda  untuk BBM, jadi hal ini bisa membuat mesin kaget dan timbulkan masalah tersendiri.

Setelah mengetahui bahaya dari gonta-ganti BBM, apakah kalian masih mau melakukannya ? sebenarnya hal ini tidak haram dilakukan, boleh tapi dengan catatan untuk keadaan darurat. Bila tidak darurat, sebaiknya jangan ya, bisa-bisa nanti mesin jadi rusak dan kalian bakal mengeluarkan uang yang lebih banyak lagi, pastinya tidak mau kan ??.

Gonta-Ganti BBM Bensin Ke Diesel ?

Mengisi mesin yang harusnya berbahan bakar bensin jadi diesel, begitu pula sebaliknya, meski demikian hal tersebut bukan tidak mungkin pernah terjadi dan biasanya karena lupa. Kalau hal ini terjadi ada dua kemungkinan, mesin masih bisa diaktifkan dan tidak bisa sama sekali.

Baca Juga :  "100% Ampuh" Cara Memperbaiki Rem Cakram Yang Bermasalah

Jika bisa sebaiknya segera matikan lagi, kenapa ? bila dibiarkan bisa menyebabkan masalah yang lebih parah. Mak segera kuras tangki besinnya sampai bersih. Selanjutnya isi lagi dengan BBM yang benar, dan terakhir baru aktifkan mesin, kalau bisa aktif secara normal berarti aman.

Bagaimana kalau tidak ?? kemungkinan mesin kendaraan kalian sudah mengalami kerusakan. Hal ini dikarenakan kandungan BBM bensin dan diesel sangat berbeda. Begitu pula konfigurasi mesin keduanya.

Di BBM diesel terdapat campuran pelumas yang memang dibutuhkan oleh mesin diesel, dan sementara di BBM bensin tidak punya. Jika benar rusak, maka bukan tidak mungkin harus turun mesin dan ganti komponen-komponen yang ada di dalamnya, tentu harganya tidak bakal murah.

Demikianlah pembahasan mengenai Gonta-Ganti BBM semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂