Radiator Sepeda Motor Rusak

Posted on

Radiator Sepeda Motor Rusak – Radiator pada sepeda motor memiliki fungsi sebagai sistem pendingin mesin, agar suhunya stabil. Radiator memiliki peran sangat penting pada sepeda motor. Namun sayang, banyak pemiliki sepeda motor kurang peduli dengan radiator, bahkan terkadang mereka lupa untuk merawatnya.

Umumnya radiator diisi memakai cairan khusus bernama coolant. Cairan tersebut mengandung beberapa macam zat kimia yang mampu menahan panas lebih baik ketimbang air biasa.

Seiring pemakaian, komponen radiator bisa saja rusak atau tidak bekerja dengan maksimal. Jika sudah demikian, ada beberapa  bahaya yang akan mengintai.

Gejala Radiator Sepeda Motor Rusak

Ketika air radiator baru diisi, tapi langsung berkurang hanya dalam beberapa hari, kalian wajib curiga. Bisa jadi ini menandakan adanya masalah pada bagian radiator.

Bisa juga disebabkan karena tutup radiator tidak tertutup rapat atau kurang kencang, sehingga ada udara masuk. Gejala lain yang terjadi saat radiator bermasalah ialah keluar bunyi yang berasal dari bagian pompa air (water pump).

Bisa jadi bersumber dari seal-seal yang ada di sekitar pompa air dan radiator. Jika sudah begini kemungkinan terburuk seal yang rusak tadi bisa terbakar dan air radiator bisa masuk ke dalam mesin. Mau tidak mau mesin yang sudah tercampur air wajib diturunkan semuanya untuk diperbaiki.

Maka dari itu penting sekali memeriksa bagian radiator secara berkala agar pendinginan sepeda motor bisa maksimal. Usahakan tidak mencampur air radiator dengan air bisa atau memakai air keran sepenuhnya.

Sebab air keran punya kandungan tanah yang sangat tinggi. Hal ini bisa berpotensi menimbulkan kerak di bagin water pump dan bagian dalam radiator, sehingga bisa mengurangi proses pendinginan mesin.

Baca Juga :  Cara Menghidupkan Motor Injeksi Tanpa Aki

Cara Merawat Radiator Sepeda Motor

Dalam hal ini terdapat beberapa cara mudah dalam merawat radiator sepeda motor diantaranya yaitu:

Cara pertama yang bisa dilakukan ialah dengan mengecek kondisi air radiator secara berkala. Apabila berada dibawah level maksimal, sebaiknya cairan coolant ditambah agar mesin tidak overheat.

Cara lainnya bisa melihat kondisi fisik bagian luar radiator, pastikan kisi-kisinya tidak kotor. Jika kotor kalian bisa membersihkan kisi-kisi radiator dengan menggunakan sikat gigi berbulu lembut. Kotoran yang menempel bisa mengurangi pendinginan mesin.

Biasanya sepeda motor yang radiatornya bermasalah ditandari dengan lampu warna kuning di bagian indikator. Segera lakukan pengecekan jika lampu indikator menyala. Sebab jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan beberapa masalah.

Demikianlah pembahasan mengenai Radiator Sepeda Motor Rusak semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂