Manfaat Oli Bekas

Posted on

Manfaat Oli Bekas – Jangan asal dibuang ternyata ada manfaat oli bekas yang tentunya penting buat kalian, terutama gunanya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Oli bekas memang kerap dianggap sebagai limbang yang berbahaya untuk lingkungan.

Begitu pun sejatinya oli bekas memiliki khasiat lainnya yang mungkin dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari. Seperti diketahui setiap kendaraan bermotor biasanya membutuhkan sebuah pelumas dalam membantu kinerja mesin.

Penggunaan pelumas pun memiliki jangka waktu pemakaian ataupun jarak tempuh. Oleh karena itu oli wajib diganti secara berkala, agar seluruh komponen mesin dapat terlindungi dengan pelumas yang berkualitas.

Lalu untuk apa sebenarnya sisa pelumas yang sudah terpakai? Mengingat sebuah oli bekas dikategorikan sebagai limbang berbahaya. Dan biasanya oli bekas kendaraan dikumpulkan dalam sebuah drum oleh pengelola bengkel.

Setelah dikumpulkan hingga melimpah, oli bekas yang awalnya tidak berharga jadi memiliki nilai rupiah.

Namun jika mengacu pada peraturan pemerintah “PP” Nomor 18 Tahun 1999 tentang pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun “B3”, oli bekas termasuk B3 dan dikelola tak sembarangan. Untuk pebarik misalnya limbah oli biasanya dikelola oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh pabrik.

Bila tidak mampu melakukan pengolahan sendiri maka bisa diserahkan kepada pihak lain yang memiliki izin resmi mengelola limbah.

Limbah B3 dinilai berbahay karena sifat, konsentasinya atau jumlahnya yang secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemari lingkungan hidup, mengganggu kesehatan dan kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya.

Semua ketentuan tentang pengolahan limbah B3 telah diatur dalam PP Nomor 101 Tahun 2014 tentang pengelolaan Limbah B3, lalu apa jadinya jika oli bekas yang digunakan jutaan unit kendaraan di Indonesia. Bila tidak digunakan secara tepat ataupun diolah dengan cara yang benar.

Manfaat Oli Bekas

Untuk itu alangkah baiknya kalian juga mengenal sejumlah manfaat oli bekas untuk kehidupan masyarakat, panasaran? Simak ulasan selengkapnya dibawah ini:

Bisa Jadi Ladang Bisnis

Manfaat oli bekas ternyata bisa jadi lading bisnis untuk masyarakat, caranya kalian bisa mengumpulkan oli bekas yang sudah tidak terpakai. Jika oli bekas yang kalian kumpulkan sudah banyak, selanjutnya kalian bisa menjualnya ke pengepul pelumas yang biasanya mendatang bengkel-bengkel mobil maupun motor umum.

Para pengepul oli tersebut biasanya menggunakan oli bekas untuk dijadikan sebagai campuran aspal. Meski nilainya tidak terlalu tinggi, namun setidaknya lumayan untuk menambah uang jajan.

Tidak hanya untuk campuran aspal saja, namun manfaat oli bekas lainnya juga bisa untuk mematangkan batu bata, kapur. Jadi jangan pernah menyepelekan oli bekas, mengingat banyak manfaat yang mungkin bisa kalian gunakan.

Berdasarkan hasil penelusuran, limbah oli bekas biasanya dilego oleh pihak bengkel ke pengepul sekitar Rp 200 ribu per drum “200 liter” atau setara dengan Rp 1000 per liter.

Harga ini jelas sangat murah bisa dibandingkan dengan oli baru kemasan yang dijual di pasaran mencapai Rp 40-85 ribu per liter.

Untuk Bahan Pembakaran

Lebih jauh membahas mengenai manfaat oli bekas, ternyata cukup berguna untuk beragam kebutuhan. Oli merupakan salah satu zat yang mudah sekali terbakar dalam kondisi bekas tentunya hal ini bisa dimanfaatkan.

Oleh karena itu tidak ada salahnya jika kalian menggunakan pelumas bekas sebagai bahan pembakaran untuk kayu atau sampah yang akan kalian bakar. Dengan begitu kalian tidak perlu lagi untuk repot-repot membeli minyak tanah.

Mengingat manfaat oli bekas bisa dijadikan sebagai bahan pembakaran, terpenting kalian harus berhati-hati ketika membakarnya.

Baca Juga :  √ Cara Mudah Merawat Lapisan Krom Motor Agar Tidak Cepat Karatan,,, Yuk Simak

Pengawet Kayu

Mengacu pada manfaat oli bekas berikutnya siapa sangka ternyata pelumas bekas sangat ampuh untuk sebuah kayu, agar tidak cepat rusak dan dimakan rayap.

Menggunakan oli bekas sebagai pengawet kayu ternyata sangatlah mudah, kalian hanya perlu mencapurkan oli bekas dengan solar sebagai bahan utamanya.

Caranya oli bekas dan solar tersebut kalian campur ke dalam sebuah wadah dengan perbandingan racikan 1:1. Setelah kalian campurkan oli bekas dan solar tersebut, selanjutnya kalian bisa oleskan langsung ke kayu dan diamkan hingga mongering, mudah bukan?

Sebagai Pelumas Rantai

Ketimbang dibuang lebih baik kalian tahu betul manfaat oli bekas, khususnya untuk kendaraan yang kalian miliki. Contohnya adalah kalian bisa menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai kendaraan seperti sepeda ataupun motor. Oli bekas sendiri bisa membuat rantai jadi tidak cepat aus.

Namun penggunaannya tidak boleh sembarangan, karena kalian juga harus memastikan bahwa oli yang kalian pakai masih layak untuk digunakan. Dan apabila oli bekas tersebut sudah benar-benar kotor, lebih baik jangan digunakan untuk rantai. Karena hal itu justru bisa merusak rantai motor ataupun sepeda kalian.

Bisa Menghilangkan Karat

Penting kalian ingat mengenai manfaat oli bekas, ternyata bisa untuk menghilangkan karat. Contohnya untuk kalian yang memiliki pagar yang terbuat dari besi yang sudah berkarat.

Dengan menggunakan oli bekas kalian bisa menghilangkan karat yang membandel di pagar rumah, caranya kalian cukup mengoleskan saja dan diamkan beberapa menit.

Dan selanjutnya kalian tinggal usap dengan lap dan kalian bisa bersihkan dengan air bersih. Proses pengerjaannya sendiri tidak membutuhkan waktu yang lama.

Dan selain memberikan informasi mengenai manfaat oli bekas kalian juga akan memberikan informasi mengenai waktu yang tepat untuk ganti oli mesin sepeda motor.

Baca Juga :  √ Bunyi Berisik Di Kanan Mesin Motor "Inilah Penyebab & Mengatasinya"

Pahami Waktu Yang Tepat Untuk Mengganti Oli Mesin

Tidak sebatas perlu mengetahui manfaat oli bekas, namun kalian juga harus tahu waktu yang tepat untuk ganti oli mesin kendaraan khususnya sepeda motor.

Dengan mengganti oli mesin motor dalam waktu yang tepat, dapat melindungi komponen mesin dari gesekan berlebihan sehingga usia pakainya lebih awet.

Sebagai gambaran untuk kalian dalam menentukan saat penggantian oli, bisa menggunakan jarak tempuh yakni setiap 1.000 hingga 1.500 km. Sederhananya pengguna motor sebaiknya melakukan penggantian oli satu kali dalam kurun waktu satu bulan.

Khusus untuk pengguna motor matic, hal ini yang perlu diperhatikan adalah penggantian oli gardan atau transmisi. Penggantian oli gardan dilakukan dengan penghitungan tiga banding satu dengan pelumas mesin.

Dengan kata lain kalian harus melakukan pergantian oli gardan setelah tiga kali pergantian oli mesin. Jarak tempuh pemakian sepeda motor juga mempengaruhi durasi penggantian peluas sepeda motor.

Apalagi jika motor yang kalian digunakan untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Jangan sampai pelumas di ruang mesin habis. Meski  terkadang kita masih merasa motor nyaman untuk digunakan.

Namun penggantian oli mesin secara rutin dibutuhkan agar tidak muncul tanda-tanda kerusakan. Alangkah baiknya setiap pemilik kendaraan untuk rutin melakukan pemeriksaan singkat oli motor. Sebelum berangkat beraktivitas maupun saat memiliki waktu di akhir pekan.

Nah bagaimana sekarang sudah tahukan manfaat oli bekas dan juga waktu penggantian oli yang tepat?

Demikianlah pembahasan mengenai Manfaat Oli Bekas semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂