Ciri Kampas Kopling Motor Matic Mulai Menipis

Posted on

Ciri Kampas Kopling Motor Matic Mulai Menipis – Dalam hal ini fungsi kampas ganda membantu kendaraan untuk berjalan. Komponen yang satu ini memang memiliki fungsi yang cukup penting.

Kendaraan sepeda motor saat ini memang menjadi salah satu alat transportasi yang mampu membantu memudahkan aktivitas. Selain jenisnya yang beragam sepeda motor juga mudah untuk digunakan.

Kendaraan roda dua ini memang cukup banyak diminati sebagian besar orang. Selain simpel dan anti macet, kendaraan roda dua ini memang mudah untuk dijalankan.

Dan apalagi yang memiliki jenis skutik atau motor matic. Cukup mengatur rem dan gasnya saja, kendaraan ini bisa kalian jalankan, dibalik kelebihannya yang ada, motor matic memang sering mengalami masalah.

Sebaiknya untuk selalu menjaga semua komponen kendaraan, kalian perlu tahu apa saja jenis dan cara kerjanya. Begitu juga dengan komponen keselamatan yakni kampas kopling ganda.

Fungsi kampas kopling ganda memang cukup vital. Komponen sepeda motor matic yang satu ini terletak pada bagian CVT. Peranannya memang cukup penting untuk Continuously Variable Transmission (CVT). Memang sebagian besar pemilik sepeda motor belumย  tentu tahu apa komponen tersebut.

Kopling ganda itu sendiri merupakan sistem kopling yang terdapat dua buah mekanisme pada sepeda motor. Ada dua komponen pada bagian tersebut yakni kampas kopling ganda dan rumah kopling.

Rumah kopling memiliki bentuk mirip seperti mangkuk. Sebagai pecinta otomotif, tentu sudah hafal dengan komponen tersebut dan fungsinya.

Fungsi Kampas Ganda Pada Sepeda Motor

Seperti yang sudah banyak orang ketahui jika pada sepeda motor terdapat komponen yang bernama kampas ganda. Kampas ganda tersebut adalah mekanisme kopling dengan dua unit kopling.

Bagian pertama kopling sentrifugal sebagai kopling primer letaknya pada poros engkol. Sedangkan untuk bagian yang kedua yakni kopling sekunder terletak pada sebelah transmisi.

Kedua kopling tersebut memiliki fungsi yang tidak sama. Pada bagian kopling primer berfungsi untuk memutus putaran mesin ketika RPM mesin dalam posisi rendah.

Selain itu, juga menghubungkan saat RPM mesin meninggi. Hal ini membuat motor menjadi diam ketika posisi gigi masuk dan mesin nyala atau stasioner.

Sedangkan untuk fungsi bagian sekunder yakni memutus putaran mesin ketika melakukan perpindahan gigi. Saat hal ini kalian lakukan mencegah hentakan ketikan gigi transmisi sepeda motor berpindah.

Cara Kerja Kampas Ganda

Selain kalian mengetahui fungsi kampas ganda, sebaiknya juga tahu cara kerjanya juga. Kalian perlu tahu bagaimana cara kerja komponen tersebut ketika di fungsikan pada sepeda motor.

Untuk memberikan penjelasan mekanisme komponen tersebut, kalian bisa tahu dengan 3 penjelasan dalam kondisi yang berbeda diantaranya yaitu:

Saat Gas Di Tarik

Fungsi kampas ganda memang berpengaruh cukup penting ketika sepeda motor dijalankan. Saat kalian melakukan akselerasi, maka akan terjadi penambahan RPM mesin.

Hal ini akan menimbulkan tingkatan gaya sentrifugal dalam kopling primer. Sehingga kampas kopling merenggang dan membuat hubungan dengan clutch housing.

Hal ini membuat putaran mesin tersalur dan kampas kopling primer menuju kopling sekunder lalu akan menyalurkan putaran ke bagian roda.

Saat Mesin Mati

Cara kerja dengan fungsi kampas ganda untuk sepeda motor juga berpengaruh ketika mesin dalam posisi mati. Saat mesin masih mati, kampas kopling primer menempel pada cluth housing.

Baca Juga :  Kampas Ganda Nmax

Sedangkan pada kopling sekunder justru akan terhubung. Sebab kopling sekunder hanya akan putus saat kalian menekan tuas transmisi.

Saat Mesin Nyala Atau Stasioner

Ketika kalian mulai menyalakan motor, tentu tidak akan langsung hidup begitu saja. Hal ini karena kopling primer masih dalam kondisi belum terhubung dan posisi transmisi dalam keadaan netral.

Kampas kopling primer bekerja menggunakan gaya sentrifugal. Hal ini artinya bentuk kampas rem yang mirip seperti tromol.

Gaya sentrifugal merupakan gaya yang arahnya menjauhi poros putarannya. Akibat gaya tersebut kampas rem akan lebih renggang, namun belum terlalu besar.

Inilah sebabnya ketika masuk gigi kendaraan tetap tidak nyentak. Sebab kampas kopling primer dan clutch housing primer tidak berputar.

Fungsi kampas ganda memang cukup vital bagi kendaraan. Selain itu cara kerjanya pun juga hadir dengan 3 kondisi yang berbeda.

Ciri Kampas Kopling Motor Matic Mulai Menipis

Motor skuter otomatik (skutik) sudah menggunakan Continuously Variable Transmission (CVT) untuk menggerakkan roda belakang. Pada CVT skutik masih terdapat kopling, namun bentuknya berbeda dengan yang ada di motor transmisi manual atau bebek.

Motor matic menggunakan kampas kopling ganda yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang. Kampas kopling ganda yang mulai aus bisa membuat tenaga yang disalurkan menjadi tidak maksimal.

Kampas kopling skutik yang mulai menipis akan mengalami gejala getar ketika dipakai berkendara. Selain itu akan terasa akselerasi awal menjadi lebih berat.

Kalau secara rasa, biasanya mulai getar ketika kampas kopling sudah mulai aus. Pada beberapa kasus ada perubahan suara di area CVT.

Untuk pemeriksaan kampas kopling skutik atau motor matic lebih mudah terlihat ketika membongkar CVT. Secara kasat mata bisa dilihat apakah kampas kopling sudah aus atau belum. Namun jika mau lebih aman, bisa berdasarkan jarak tempuh dari motor tersebut.

Baca Juga :  โˆš Cara Mudah Mengukur Gap Ring Piston Dengan Voeler Di Dalam Silinder

Mengecek kampas, kopling skutik lebih gampang, tinggal bongkar CVT sudah terlihat aus atau belum. Kalau pemakaian normal, biasanya antara 24.000 kilometer sampai 35.000 kilometer sudah terjadi keausan pada kampas kopling.

Untuk harga kopling ganda skutik, dimulai dari Rp 100.000 an sampai Rp 400.000 an tergantung dari tipe motornya dan belum termasuk biaya pemasangan.

Demikianlah pembahasan mengenai Ciri Kampas Kopling Motor Matic Mulai Menipis semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚