Cara Memperbaiki Cdi Pada Sepeda Motor

Posted on

Cara Memperbaiki Cdi Pada Sepeda Motor – CDI ( Capasitor Discharge Ignition ) merupakan salah satu komponen yang memiliki fungsi untuk mengatur pada sistem pengapian kendaraan bermotor. Untuk mengetahui selengkapnya simak pemaparan dibawah ini.

Pengertian CDI

CDI adalah pengapaian yang tidak menggunakan platina tetapi pengapian ini menggunakan sistem pengapian magnet roda daya.

Output yang keluar dari condenser coil sementara waktu disimpan dalam kapasitor sampai sebuah sinyal diterima dari ignition timing control unit. ( unit pengatur waktu pengapian ).

Ketika itu thyristor ( SCR ) aktif dan muatan listrik yang tersimpan pada kapasitor segera dilepas ke kumparan primer ignition coil sehingga terjadi tegangan tinggi pada kumparan sekunder peristiwa ini disebut sistem pelepasan muatan kapasitif.

Prinsip Kerja Pada Rangkaian

  • Saat magnet berputar arus bolak balik terjangkit pada charging coil
  • Listrik yang terjangkit pada charging coil digunakan untuk mengisi kapasitor
  • Saat crankshaft mencapai posisi tertentu sinyal dikirim dari pick up coil ke cdi unit
  • Sinyal dari pick up coil diproses dengan mikrocomputer dalam cdi dan sinyal dikirim ke gate thyristor gate terbuka dan arus mengalir dari anoda ke katoda listrik yang telah ditampung dalam kapasitor keluar dengan cepat melalui thyristor ke kumparan primer ignition coil melalui ground.
  • Saat litrik mencapai kumparan primer ignition coil induktansi bersama antara kumparan primer dan sekunder dalam ignition coil, tegangan tinggi seketika terjangkit pada kumparan sekunder yang besarnya sesuai perbandingan jumlah lilitan kumparan primer dengan sekunder.
  • Listrik tegangan tinggi yang dibangkitkan pada kumparan sekunder melompatkan api celah elektroda busi untuk membakar campuran udara bahan bakar sebagai sumber gerak.
Baca Juga :  5 Ciri Motor Injeksi Rusak

Sistem Pengapian

Adapun sistem pengapian diantaranya yaitu:

  • Pengapian AC-CDI
    Mesin dimatikan dengan cara menghubungkan gaya gerak listrik yang berasal dari charging coil ke ground pada sistem pengapian AC CDI melalui sebuah saklar sehingga kapasitas tidak lagi terisi muatan listrik. Karena kapasitor tidak lagi diisi muatan listrik maka tidak ada letikan api pada elektroda busi walaupun thyristor dalam posisi “ ON “ dan mesin berhenti.
  • Pengapian DC-CDI
    Dalam sistem ini battery memberikan sumber arus untuk pengapian tegangan diperkuat dengan sebuah inverter dan mengisi kapasitor.

Fungsi Dasar Rangkaian CDI

Tegangan yang diberikan battery diperkuat oleh rangkaian penguat ( booster circuit ) dan mengisi kapasitor. Sinyal dari pick up coil menyebabkan arus dari CPU ke gate thyristor untuk mengaktifkan thyristor. Saat itu listrik yang disimpan kapasitor mengalir ke ignition coil dan tegangan tinggi terjadi pada busi.

Cara Mudah Memperbaiki Cdi Pada Sepeda Motor

Sesuai dengan namanya CDI bekerja dengan menyimpan arus listril dari generator ( spull ) yang kemudian melepaskan ke coil setelah mendapat sinyal dari pulser. Apabila komponen CDI ini mengalami kerusakan maka dapat dipastikan sepeda motor tidak akan dapat dihidupkan.

Untuk dapat mengetahui kondisi CDI pada sepeda motor yang sudah kondisi rusak atau belum, untuk itu kita membutuhkan sebuah alat ukur yang namanya Voltmeter. Dengan menggunakan alat ukur Voltmeter ini kita akan dapat mengetahui tegangan kerja yang dimiliki oleh sebuah komponen CDI pada sepeda motor.

Bila anda ingin memperbaiki sebuah komponen CDI pada sepeda motor, anda dapat melakukan tahap-tahap berikut ini.

  • Dipastikan posisi voltmeter dapat mengukur tegangan kerja hingga dengan diatas 300 Volt.
  • Kemudian hubungkan pada kabel yang berwarna merah pada Voltmeter kabel CDI yang menuju ke bagian Koil.
  • Lalu hubungkan ke kabel yang berwarna hitam pada Voltmeter kebagian massa atau ground pada sepeda motor. Untuk lebih mudahnya anda dapat hubungkan kabel berwarna hitam tersebut ke bagian body sepeda motor.
  • Tahap berikutnya ialah dengan mencoba untuk menghidupkan sepeda motor tersebut, baik dengan menggunakan kick starter maupun elektrik starter.
  • Lalu perhatiakn pada jarum yang ditunjukkan pada Voltmeter, apabila jarum yang ada di Voltmeter bergerak dengan posisi jarum menunjukkan tegangan diatas 200 Volt maka dapat dikatakan bahwa ada tegangan listrik yang bekerja pada CDI tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi CDI masih kondisi baik atau bagus.Tips Mudah Memperbaiki Cdi Pada Sepeda Motor
  • Berbeda sekali saat jarum yang ada di Voltmeter dalam kondisi diam, meskipun sepeda motor dicoba untuk dihidupkan, pada kondisi ini dapat disimpulkan ada kemungkinan CDI sepeda motor akan mengalami kerusakan.
  • Kemungkinan diatas dapat dipastikan kebenarannya dengan catatan kondisi tegangan dan arus listrik dari spul ataupun pulser masih cukup baik. Untuk dapat mengetahui 2 komponen tersebut masih kondisi baik ialah dengan mengukur tegangan yang keluar dari kedua komponen tersebut. Cara untuk melakukan pengukurannya juga sama yakni dengan menghubungkan kabel merah kebagian kabel spull yang menuju CDI dan kabel hitam dihubungkan ke bodi sepeda motor atau ground.
  • Apabila tidak ada alat ukur Voltmeter maka dapat dilakukan pengecekan pada CDI sepeda motor dengan tahap yang cukup sederhana yakni dengan cara lepas kabel di CDI yang menuju ke Koil, lalu tempelkan ke bagian bodi sepeda motor kemudian coba nyalakan sepeda motor tersebut. Apabila terdapat percikan api, maka dimungkinkan CDI masih dalam kondisi yang cukup baik atau bagus.
Baca Juga :  Motor Karbu Kehabisan Bensin

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Memperbaiki Cdi Pada Sepeda Motor semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂